Kode Etik

Kode Etik

KODE ETIK PERUSAHAAN

Dalam membangun hubungan yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan dan meningkatkan nilai pemegang saham, Perseroan senantiasa menjaga etika dan nilai-nilai integritas dalam setiap aktivitas bisnis Perseroan. Untuk itu Perseroan menyusun pedoman perilaku dalam bentuk Pedoman Perilaku Perseroan.

Pedoman Perilaku merupakan aturan tertulis yang menjadi pedoman nilai-nilai etika/moral yang sesuai dengan budaya Perseroan. Pedoman Perilaku berisi komitmen Perseroan kepada berbagai pihak yang berkepentingan dengan Perseroan untuk menjunjung tinggi etika bisnis dan etika kerja insan Perseroan. Pedoman Perilaku berlaku bagi segenap insan Perseroan mulai dari Dewan Komisaris, Direksi, karyawan dan individu atau institusi lain yang terkait dengan bisnis Perseroan.

Pokok-Pokok Etika Perusahaan

Pedoman Perilaku berisi tentang pedoman umum atas hubungan karyawan dengan Perseroan, hubungan antar karyawan, hubungan dengan konsumen, hubungan dengan pemegang saham, hubungan dengan pemerintah, dan hubungan dengan masyarakat.

Seluruh jajaran Perseroan wajib membaca dan memahami Pedoman Perilaku sebagai acuan dalam melakukan hal yang boleh dan tidak melakukan hal yang tidak boleh di lingkungan Perseroan. Dengan sosialisasi dan internalisasi Pedoman Perilaku yang terus dilakukan ke seluruh elemen Perseroan dan entitas anak, diharapkan karyawan dapat lebih memahami bagaimana harus bersikap dan bertindak.

Pedoman Perilaku meliputi:

  1. Integritas dalam berusaha yang merupakan bentuk kepatuhan pada peraturan yang berlaku.
  2. Tidak membuat pernyataan palsu dan klaim palsu terutama terkait pemasaran dan negosiasi termasuk akun untuk biaya dan pengeluaran, kajian atas proyek tertentu dan penulisan laporan.
  3. Menghindari terjadinya benturan kepentingan, terutama terkait dengan kepemilikan saham baik langsung maupun tidak langsung, insider trading, memakai aset Perseroan untuk kepentingan pribadi, melakukan pekerjaan lain di luar Perseroan yang berpotensi mengganggu produktivitas, dan memberikan informasi yang menguntungkan orang lain.
  4. Pemberian/penerimaan hadiah, mengikuti kebijakan yang ditetapkan Perseroan, misalnya: hadiah tidak berupa uang tunai ataupun voucher dan nominal tidak lebih dari Rp500.000.
  5. Tidak menerima atau melakukan suap dalam bentuk apapun.
  6. Tidak melakukan penyelewengan seperti menipu, menggelapkan, memalsukan, menyalahgunaan aset, pengalihan kas, dan lain-lain.

Komitmen Integritas

Perseroan telah mengimplementasikan komitmen integritas sebagai pernyataan komitmen seluruh jajaran organisasi untuk melaksanakan prinsip-prinsip CG, Pedoman Perilaku dan Kode Etik, prinsip kehati-hatian dan pengendalian internal dalam menjalankan bisnis.

Untuk menjaga pelaksanaan yang konsisten dan berkelanjutan, Perseroan melalui Divisi Kepatuhan, Proses Bisnis dan Manajemen Risiko melakukan pengkajian ulang terhadap Pedoman Perilaku dan Etika serta Pedoman Tata Kelola Perusahaan.

Karyawan dan Hubungan Industrial

Dalam membina hubungan ketenagakerjaan, Perseroan terus berupaya meningkatkan kualitas SDM untuk mengembangkan kompetensi secara profesional. Perseroan selalu mengutamakan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dan pengembangan masyarakat (community development), mengkaji persaingan usaha, dan secara efektif mengelola hubungan dengan pemangku kepentingan.

Hubungan dengan Mitra Kerja

Perseroan mempunyai kebijakan dalam membina hubungan pelanggan, pemasok dan kreditur agar dapat menjalin kerja sama jujur, terbuka, saling menguntungkan serta menjaga citra Perseroan dengan menjunjung prinsip-prinsip CG serta serta nilai-nilai etika berusaha.

Hubungan dengan Pegawai dan Pejabat Pemerintah

Perseroan menetapkan kebijakan untuk memelihara hubungan baik dan komunikasi yang efektif dengan setiap jajaran pemerintah yang memiliki kewenangan di bidang operasional Perseroan. Karyawan harus menghindari praktik kecurangan dan/atau tindakan yang dilarang oleh undang-undang serta kepatuhan.

Pernyataan Kode Etik berlaku di Seluruh Level Organisasi

Kode etik diterapkan secara adil kepada semua karyawan di semua tingkatan. Melalui penerapan Kode Etik, semua karyawan diharapkan untuk menjaga kredibilitas dan kepercayaan publik terhadap Perusahaan, yang dikenal dengan reputasi dan keandalannya yang baik.

Sosialisasi dan Upaya Penegakan Etika Perusahaan kepada Karyawan

Agar pelaksanaan pedoman perilaku dapat berjalan efektif, Perseroan telah membentuk tim yang terdiri dari Sekretaris Perseroan selaku ketua tim, Internal Audit Manager, HRD Manager dan seluruh General Manager (GM) untuk melakukan sosialisasi, implementasi serta evaluasi terhadap pelaksanaannya secara berkala. Sosialisasi diberikan kepada seluruh karyawan di seluruh bagian atau departemen, termasuk kepada entitas anak Perseroan. Sosialisasi menyeluruh ini diharapkan dapat mendorong karyawan untuk menunjukkan perilaku umum yang akan menjadi landasan bagi setiap aktivitas Perseroan.

Budaya Perusahaan

Budaya Perseroan terbentuk dari nilai-nilai utama Perseroan yang menjadi landasan pelaksanaan kegiatan manajemen Perseroan dan seluruh unit kerjanya. Dalam penerapannya, budaya Perseroan juga diharapkan menjadi panduan bagi seluruh karyawan dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Pokok-pokok nilai utama Perseroan yang diharapkan akan menjadi budaya Perseroan tersebut adalah:

  1. Jujur, loyal, dan berdedikasi
  2. Tegas dan ramah
  3. Kerja sama dan sinergi
  4. Adil
  5. Berjiwa sosial